Senin, 14 Mei 2012

Untuk siapapun yang akan/ingin menjadi Dewasa part 1


 Untuk diriku sendiri yang sebentar lagi akan memasuki usia “dewasa”. Ini masih sangat aneh. Benar-benar aneh. Aku tahu hal ini akan terjadi cepat atau lambat (Oh tidak, mengapa kenyataan menjadi seolah-olah terlalu cepat). Yah, bagaimanapun juga aku akan menjadi dewasa kelak. Aku bukan lagi diriku yang dulu, dalam hal-hal sederhana saja misalnya.
Bertemu banyak orang, mendapat banyak ilmu, dan tak lagi tinggal bersama orangtuamu akan mengubah sedikit banyak cara pandang hidupmu.
Diusiaku yang saat ini, aku telah menemui banyak orang (kupikir). aku menemui banyak sekali perbedaan pendapat, yang harus kuakui ada benarnya juga. Sedikit banyak aku belajar, bagaimana cara mereka mengatasi masalah-masalah mereka. Aku jadi menjadi bukan diriku, aku merasa takut dan malu bila tak seperti orang kebanyakan.
Huft, ..!!
Aku seperti sudah lelah dengan kepura-puraan ini. Tapi entah mengapa aku tetap bertahan pada pemikiran itu. Aku menjadi bimbang pada akhirnya, mungkinkah aku yang sebenarnya memang seperti itu?
Kedewasaan dan meninggalkan masa remaja. . .
Aku memikirkan terlalu banyak masa remajaku. Dimana aku banyak mencemaskan hal-hal remeh, jika kuingat-ingat lagi, aku begitu naif rupanya.
Kadang,
Aku terlalu sedih dengan hidupku sendiri. Kadang juga merasa begitu tersesat, aku seperti berjalan kearah yang salah.
Dan dalam ketersesatanku aku bertanya-tanya, “Kemana aku akan pergi?” lalu, “Siapa yang akan menunjukkan jalan pulang.”
Ingat. Ini bukan dunia alice in wonderland, dimana aku akan kembali setelah mengalahkan Ratu yang Jahat. Tapi, tunggu dulu. Ini terdengar seperti ide yang bagus. Ketersesatan ini, mungkin memang jalan takdirku. Aku tak mungkin bisa belajar banyak jika tak tersesat, mungkin aku hanya terlalu malu bertanya pada seseorang tentang jalan kembali.
Ku bilang, untuk yang pertama kalinya.
Menjadi remaja itu sangat sulit, begitu sulit. Kau harus benar-benar bisa menemukan siapa dirimu yang sesungguhnya, akan banyak godaan dan pertahanan dirimu akan benar-benar diuji. Ada banyak teman yang akan mempengaruhimu.
Tapi yakinlah, tak akan pernah benar-benar ada yang mengerti isi hatimu kecuali dirimu sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar